Hari Lingkungan Hidup Sedunia – 5 Juni

Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau istilahnya dalam bahasa Inggris dikenal dengan World Environment Day diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Hadirnya hari ini merupakan sebuah wujud dari meningkatnya kekhawatiran terhadap situasi dan kondisi alam dan lingkungan yang dianggap semakin memburuk. Oleh karena itu, para pemimpin dunia bersepakat dalam Konferensi Stockholm tentang Lingkungan Hidup pada tahun 1972 untuk menetapkan tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Tujuan utamanya adalah untuk terus membangkitkan kesadaran semua orang di dunia tentang betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup. Sekaligus mendorong banyak pihak untuk menggiatkan berbagai usaha untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Hingga saat ini sudah lebih dari 143 negara yang menyatakan bergabung dalam gerakan ini.

Penyelenggaraan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pertama kali dilakukan 2 tahun setelah ditetapkan, yaitu tahun 1974 di Spokane, Amerika Serikat. Tema yang diusung saat itu adalah ” Only One Earth” atau ” Hanya Satu Bumi”. Setiap tahun sejak itu tema yang diusung pada setiap penyelenggaraan berbeda-beda.

Sejak tahun 1984, diputuskan penyelenggaraannya, selain tema yang berubah, juga tuan rumah penyelenggaranya akan berpindah dari satu negara ke negara lain.

Silakan lihat daftar kota/negara yang pernah menjadi tuan rumah dan tema yang diusungnya.

TahunTemaKota Tuan Rumah
1974Only one Earth during  (Hanya Satu Bumi)Spokane, United States
1975Human Settlements (Pemukiman Manusia)Dhaka, Bangladesh
1976Water: Vital Resource for Life (Air : Sumber Kebutuhan Vital Untuk Kehidupan)Ontario, Canada
1977Ozone Layer Environmental Concern; Lands Loss and Soil Degradation (Kekhawatiran Terhadap Lapisan Ozone, Kehilangan Tanah dan Berkurangnya Kesuburan)Sylhet, Bangladesh
1978Development Without Destruction (Pembangunan Tanpa Perusakan)Sylhet, Bangladesh
1979Only One Future for Our Children – Development Without Destruction (Hanya Satu Masa Depan Untuk Anak-Anak Kita – Pembangunan Tanpa Perusakan)Sylhet, Bangladesh
1980A New Challenge for the New Decade: Development Without Destruction (Tantangan Baru Untuk Dekade Baru – Pembangunan Tanpa Perusakan)Sylhet, Bangladesh
1981Ground Water; Toxic Chemicals in Human Food Chains (Air Tanah : Zat Kimia Berbahaya Dalam Mata Rantai Makanan Manusia)Sylhet, Bangladesh
1982Ten Years After Stockholm (Renewal of Environmental Concerns) (Stockholm Setelah 10 Tahun – Pembaharuan Perhatian Terhadap Lingkungan Hidup)Dhaka, Bangladesh
1983Managing and Disposing Hazardous Waste: Acid Rain and Energy (Memanage dan Membuang Limbah Berbahaya)Sylhet, Bangladesh
1984Desertification (Penggurunan)Rajshahi, Bangladesh
1985Youth: Population and the Environment (Generasi Muda : Populasi dan Lingkungan Hidup)Islamabad, Pakistan
1986A Tree for Peace (Sebatang Pohon Untuk Perdamaian)Ontario, Canada
1987Environment and Shelter: More Than A Roof (Lingkungan Hidup dan Penampungan : Lebih Dari Sekedar Atap)Nairobi, Kenya
1988When People Put the Environment First, Development Will Last (Jika Orang Mendahulukan Lingkungan, Pembangunan Akan Berlanjut)Bangkok, Thailand
1989Global Warming; Global Warning (Pemanasan Global, Peringatan Global)Brussels, Belgium
1990Children and the Environment (Anak-Anak dan Lingkungan Hidup)Mexico City, Mexico
1991Climate Change. Need for Global Partnership (Perubahan Iklim : Kebutuhan akan Perubahan Partnership)Stockholm, Sweden
1992Only One Earth, Care and Share (Hanya Satu Bumi, Sayangi dan Berbagi)Rio de Janeiro, Brazil
1993Poverty and the Environment – Breaking the Vicious Circle (Kemiskinan dan Lingkungan Hidup – Pemutusan Siklus Yang Kejam)Beijing, People’s Republic of China
1994One Earth One Family (Satu Bumi Satu Keluarga)London, United Kingdom
1995We the Peoples: United for the Global Environment (Kita Manusia : Bersatu untuk Lingkungan Global)Pretoria, South Africa
1996Our Earth, Our Habitat, Our Home (Bumi Kita, Habitat Kita, Rumah Kita)Istanbul, Turkey
1997For Life on Earth (Untuk Kehidupan Di Bumi)Seoul, Republic of Korea
1998For Life on Earth – Save Our Seas (Untuk Kehidupan di Bumi – Selamatkan Laut Kita)Moscow, Russian Federation
1999Our Earth – Our Future – Just Save It! (Bumi Kita – Masa Depan Kita – Selamatkan!)Tokyo, Japan
2000The Environment Millennium – Time to Act (Zaman Lingkungan Hidup – Waktu Untuk Bertindak)Adelaide, Australia
2001Connect with the World Wide Web of Life (Hubungkan dengan Jaringan Kehidupan Dunia)Torino, Italy and Havana, Cuba
2002Give Earth a Chance (Beri Bumi Kesempatan)Shenzhen, People’s Republic of China
2003Water – Two Billion People are Dying for It! (Air – Dua Trilyun Orang Rela Mati Untuknya)Beirut, Lebanon
2004Wanted! Seas and Oceans – Dead or Alive? (Dicari! Laut dan Samudera – Hidup atau Mati!)Barcelona, Spain
2005Green Cities – Plan for the Planet! (Kota Hijau – Rencanakan Untuk Planet ini!)San Francisco, United States
2006Deserts and Desertification – Don’t Desert Drylands! (Gurung dan Penggurunan – Jangan Abaikan Tanah Tandus!)Algiers, Algeria
2007Melting Ice – a Hot Topic? (Es Yang Mencair – Topik Panas?)London, England
2008Kick The Habit – Towards A Low Carbon Economy (Buang Kebiasaan – Menuju Ekonomi Rendah Karbon)Wellington, New Zealand
2009Your Planet Needs You – Unite to Combat Climate Change (Planetmu Membutuhkanmu – Bersatu Melawan Perubahan Iklim)Mexico City, Mexico
2010Many Species. One Planet. One Future (Banyak Species, Satu Planet, Satu Masa Depan)Rangpur, Bangladesh
2011Forests: Nature at your Service (Hutan : Alam Siap Melayani)New Delhi, India
2012Green Economy: Does it include you? (Ekonomi Hijau : Apakah Anda Termasuk?)Brasilia, Brazil
2013Think.Eat.Save. Reduce Your Foodprint (Berpikir, Makan, Dan Simpan : Kurangi Jejak Makananmu)Ulaanbaatar, Mongolia
2014Raise your voice, not the sea level (Keraskan Suaramu, Bukan Permukaan Laut)Bridgetown, Barbados
2015Seven Billion Dreams. One Planet. Consume with Care. (Tujuh Trilyun Mimpi, Satu Planet, Pergunakan Dengan Hati-Hati)Rome, Italy
2016Zero Tolerance for the Illegal Wildlife trade (Tidak Ada Toleransi Untuk Perdagangan Satwa Liar)Luanda, Angola
2017Connecting People to Nature – in the city and on the land, from the poles to the equator (Menghubungkan Manusia Dengan Alam – Di Kota dan di Desa, dari Kutub Sampai Ke Khatulistiwa)Ottawa, Canada
2018Beat Plastic Pollution (Perangi Polusi Plastik)New Delhi, India
2019Beat Air Pollution (Perangi Polusi Udara)China
Share tulisan ini untuk membantu lingkungan

admin

Related post