Burger King Inggris Stop Bagi Mainan Plastik

Burger King Di Inggris Stop Beri Mainan Plastik C

Ternyata usaha Caitlin dan Ella, dua gadis cilik asal Southampton, Inggris, tidak sia-sia. Pada bulan Juli 2019 yang lalu mereka berdua menyuarakan keprihatinan terhadap salah satu bentuk promosi beberapa restoran siap saji di negeri Ratu Elizabeth itu berupa paket makanan yang memberikan mainan plastik, seperti Happy Meals ala MacDonald’s dan Junior Meals dari Burger King.

(Baca : Dua Gadis Cilik Minta MacDonald’s Stop Beri Mainan Plastik)

Keduanya mengadakan petisi untuk meminta kedua restoran fast food terkenal asal AS itu untuk menghentikannya karena mainan plastik yang diberikan tidaklah ramah lingkungan. Apalagi biasanya, mainan itu hanya dipergunakan sebentar sebelum berakhir di tempat sampah.

Salah satu raksasa siap saji yang menjadi tujuan petisi, Burger King lewat website mereka, telah menyatakan bahwa outlet mereka di Inggris akan menghentikan pemberian mainan plastik dalam paket makanan mereka.

Silakan lihat sumber di SINI .

Bahkan, lebih dari itu, Burger King Inggris akan menerima berbagai mainan yang diberikan gratis dari usah-usaha lain yang nilainya setara. Boneka atau mainan plastik ini bisa ditukarkan dengan satu paket King Junior Meal kalau diserahkan saat membeli paket makanan dewasa lainnya.

Pelanggan yang bisa menukarkan mainan plastik gratis yang dimilikinya harus berusia di bawah 16 tahun.

Boneka-boneka atau mainan-mainan plastik yang terkumpul kemudian akan dilebur dan dibentuk ulang. Bekerja sama dengan beberapa perusahaan daur ulang, bahan plastik hasil peleburan akan dibentuk dan dijadikan berbagai fasilitas lain untuk anak-anak yang akan dipergunakan pada gerai Burger King yang dipilih.

Dengan kebijakan barunya ini, setiap tahun setidaknya 320 ton plastik bisa dicegah masuk ke bumi.

Hal ini seiring dengan kebijakan perusahaan resto siap saji yang terkenal dengan Whopper-nya ini bahwa di tahun 2025, semua packing atau benda-benda yang dipergunakan akan bisa dipergunakan ulang, di daur ulang, dan mudah terurai.

 

Good Job Caitlin dan Ella.

Share tulisan ini untuk membantu lingkungan