Bisakah Fogging Memberantas DBD ? TIDAK CUKUP!

bisakah fogging memberantas dbd atau demam berdarah dengue

Foto : Klikdokter.com

Setiap tahun, di Indonesia selalu terdengar adanya wabah DBD atau Demam Berdara Dengue di berbagai daerah. Biasanya kemudian akan diikuti dengan sebuah tindakan yang dianggap dapat memberantas wabah tersebut, yaitu fogging atau pengasapan. Banyak anggota yang berpikir bahwa fogging bisa memberantas DBD.

Oleh karena itu, pengasapan ini sering diminta oleh Ketua Rukun Tetangga atau Rukun Warga di saat terjadi kasus DBD dalam wilayahnya.

Tetapi, bisakah fogging memberantas DBD ? Betulkah anggapan yang banyak berkembang di masyarakat Indonesia tersebut?

Jawabnya, TIDAK. Fogging tidak cukup untuk menghilangkan kemungkinan kembalinya wabah demam berdarah ke sebuah daerah.

Mengapa Fogging Tidak Bisa Memberantas Wabah Demam Berdarah?

Jawabannya sederhana, yaitu karena fogging ditujukan hanya, sekali lagi hanya untuk mematikan nyamuk Aedes Aegypti dewasa. Tindakan ini tidak mematikan larva dan jentik nyamuk yang ada.

Dengan kata lain, memang jika sebuah fogging dilakukan dengan benar, biasanya setelah itu akan ditemukan cukup banyak bangkai nyamuk dewasa bergeletakan. Bahkan, tidak jarang kecoa atau serangga lainnya pun ikut mati.

Sayangnya, telur, puppa, dan larva nyamuknya tetap akan bertahan hidup . Hanya butuh waktu 2 minggu untuk merubah telur menjadi Aedes Aegypti dewasa.

Jadi, tidak lama setelah pengasapan dilakukan, para pembawa virus demam berdarah akan kembali berkeliaran dan menyebarkan bibit penyakit yang mereka bawa.

Satu Kesatuan Tindakan

Untuk memberantas wabah DBD yang sepertinya tidak pernah hilang dari bumi Nusantara, butuh banyak hal selain sekedar melaporkan kejadian kepada pihak berwenang dan kemudian memanggil tim fogging.

Hal itu harus dimulai dengan kesadaran untuk membangun gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) harus menjadi patokan utama untuk memastikan tidak ada air yang tergenang atau sampah yang menggeletak hingga menjadi sarang nyamuk.

Juga, jangan pernah lupa untuk menebar bubuk Abate yang fungsinya untuk mematikan telur, jentik, dan larva Aedes Aegypti di dalam air.

Tanpa semua itu dan hanya dengan mengandalkan fogging saja, maka DBD tidak akan pernah hilang dari negeri ini dan kasusnya akan selalu terulang setiap tahunnya.

Karena memang fogging tidak dirancang untuk memberantas DBD.

Tags:
author

Author: